Keluarga Samara

Hari ini kupaksakan menulis lagi!. Ya… setelah beberapa hari vakum, membuat diri ini menjadi sedikit ogah-ogahan untuk menulis, padahal ada beragam ide yang muncul dikepala untuk di sharing dengan teman-teman pembaca sekalian.

Ust. Hilman Rosyad (SHOUHAR)

Berikut ini akan sedikit saya share (karena saya tidak bisa menghapal semua, hehe) dari apa yang saya peroleh ketika hari ahad yang lalu (8 Januari 2012), bersama istri mengikuti Daurah Keluarga Samara bersama ust. Hilman Rosyad. Ya!, Ust. Hilman Rosyad yang musnyid itu. Saya juga baru tahu ketika beliau yang mengisi. Dan beliaupun tidak bisa full mengisi karena harus ‘lari’ ke Asrama Haji Pondok Gede dalam rangka Konser Nasyid Untuk Palestina bersama Shouhar dan munsyid lainnya. (lhoh kok malah ngomongin beliau.., :))

Tema acara kemarin itu, menabur kasih menuai kasih sayang. Peserta pelatihanpun harus berpasangan dan bagi yang membawa anak-anak berusia 3 tahun atau lebih wajib dititipkan kepada panitia. hmmm memang dikhususkan bagi suami istri.

Dalam kesempatan tersebut, ust. Hilman Rosyad menyampaikan antara lain bahwa setiap pria didunia, baik yang tarbiyah atau tidak, baik yang muslim mapupun non muslim, memiliki potensi untuk berbuat kasar terhadap pasangannya. Sedangkan disisi lain, semua wanita, apapun profesi dan agamanya, memiliki potensi untuk membuat kesal pasangannya.

Sementara itu seorang pria memiliki 3 kewajiban terhadap pasangannya. Apa saja itu? pertama adalah memberi nafkah. Nafkah disini pasti bersifat materi yang cukup bagi pasangannya. Yang kedua adalah menggauli istrinya dengan cara yang baik (Insya Allah dibahas pada kesempatan lain-red) serta yang ketiga adalah membimbing istri untuk menjadi wanita sholehah.

Lalu apa tugas wanita? pertama adalah tunduk dan patuh terhadap suami serta yang kedua membahagiakan suami.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *