Aku dan Istriku

Pernikahanku dengan seseorang yang menjadi istriku saat ini, merupakan sebuah anugerah yang sangat indah dalam perjalanan kehidupanku. Betapa bersyukurnya diriku, memiliki istri yang taat, sabar, cerdas, penyayang, dan pengertian.

Bagiku, pernikahan merupakan suatu pintu gerbang guna meraih suatu keberkahan yang lebih besar. Bukankah dengan menikah kita telah menyempurnakan separuh dari dien kita? Kalau menurutku, pengertian dari kalimat ini adalah jika kita mampu membina keluarga dengan baik, sakinah, mawaddah warahmah, maka nilainya akan dua kali lipat ganjarannya disisi Allah SWT.

Namun, setiap ibadah nampaknya memerlukan pengorbanan. Pun begitupula dengan diriku. Setelah menikah, 1 minggu berikutnya aku harus meninggalkan istriku tercinta demi tugas negara (kayaknya nasionalis banget yak, tapi ini memang kenyataan!! Aku dipindahkan ke Jakarta sementara istriku masih di Manado). Mau tidak mau, aku harus menjalani kehidupan baru disebuah kota besar dengan sendiri, tanpa istri disisiku.

Awal-awal belum terasa berat bagiku menjalani kehidupan seperti itu. Namun lambat laun, hal ini pun berpengaruh besar dalam kehidupanku. Akhirnya istriku sempat menamaniku selama kurang lebih 2 bulan. Setelah itu, kami harus kembali berpisah untuk waktu minimal 1 tahun, karena istriku ingin mengabdikan diri pada masyarakat sesuai bidang tugasnya sebagai dokter. Dia kembali ke Sulawesi Utara untuk melaksanakan PTT disana.

Sedih, pilu sudah tidak terbilang. Tapi bagi kami, ini mungkin yang terbaik sebelum semuanya menjadi bertambah berat. Banyak orang bertanya kepadaku, kok bisa ya aku seperti itu?. Selalu aku jawab, bahwa aku bisa karena istriku juga bisa dan selalu memberi support padaku.

Kini, setelah ia menyelesaikan PTT-nya, ia akan berkumpul bersamaku lagi. Aku bahagia karena paling tidak, aku tidak sendiri lagi dalam mengarungi bahtera rumah tangga. Do’akan kami agar mampu menjalani kehidupan ini. Do’akan kami agar kami menjadi keluarga yang sakinah, mawaddah warahmah. Amin…

Ya Rabb… dengan kuasaMulah semua ini berjalan, dengan kehendakMulah semua ini ada, maka berkahilah dan rahmatilah kami, tunjukkanlah kepada kami jalan ridho-Mu… amin…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *