Jakarta Oh Jakarta….

Jakarta sepertinya kian bertambah padat. Setiap hari, entah itu pagi, siang ataupun sore, dihampir semua ruas jalan di Jakarta mengalami kemacetan. Mulai dari istilah padat, padat merayap, macet hingga macet total!.

Pemerintah (khususnya Pemda DKI Jakarta) telah banyak berupaya dalam memecahkan masalah ini. Mulai dari penerapan 3 in 1, ataupun pengadaan busway (yang mempunyai jalan sendiri) ataupun jalan berbayar. Tapi tetep aja….

Sebenarnya disini saya masih melihat kekurang seriusan pemerintah dalam menangani masalah ini. Satu contoh kecil misalnya, keberadaan busway. Busway jika disikapi secara serius oleh pemerintah akan banyak berperan serta mengurangi kemacetan. Apa bukti ketidakseriusan pemerintah ini? Pemerintah dirasa mengadakan bus transjakarta tidak sebanding dengan penumpang pada masing-masing trayek.

Saya pernah mengalami, untuk menunggu 1 bus transjakarta jurusan Tanjung Priok – Cawang, memerlukan waktu kurang lebih 30 menit. Berhubung menunggu terlalu lama, otomatis semakin banyak penumpang yang menunggu. Semakin banyak penumpang yang menunggu, ketika ada sebuah bis datang, semuanya akan berebut masuk, mengharap untuk bisa terangkut. So, karena gak mau menunggu 30 menit lagi, terpaksa naik bus yang sebenarnya sudah amat sangat penuh sekali. Nyaris tidak ada bedanya dengan angkutan reguler, yang membedakan bahwa bus transjakarta ini ber AC, itu saja!.

Dalam kondisi yang saling berdesak-desakan, tentunya yang dislogankan mengenai kenyamanan, tidak pernah tercapai. Bandingkan bila tiap 5 menit ada bus yang lewat pada suatu shelter. Apa yang terjadi? Tentunya tidak akan terjadi penumpukan yang begitu banyak sehingga rasa nyaman mengendarai busway akan terasa. Jika transjakarta, sudah senyaman ini, saya pikir, orang juga akan lebih memilih menggunakan kendaraan ini daripada harus membawa mobil sendiri. Hal yang sama terjadi pula pada angkutan kereta api, khususnya komuter line.

Semoga Pemerintah lebih serius menangani hal ini dan semoga ini bukan menjadi komoditas bagi oknum tertentu yang menginginkan kondisi yang demikian demi keuntungan pribadinya.

 
Catatan :
Gambar-gambar diambil dari :
http://vibizportal.com/gallery/index/4027/10
http://misterdison.blogspot.com/2009/09/transjakarta-busway-harmoni-shelter.html
http://www.gie.web.id/transjakarta-overload.htm
http://arrumtamsq.blogspot.com/2011/01/foto-kereta-indonesia-dengan.html

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *