Putriku….

Tsani Aulia Ramadhani

Hari Sabtu, 11 Agustus 2012, adalah menjadi tugasku sebagai petugas piket (staf perwira) dalam pelayanan 24/7  Kantor Pelayanan Utama Bea dan Cukai Tanjung Priok. Hari itu, kurang lebih pukul 15.00 setelah berbelanja bulanan bersama keluarga, saya sudah bersiap-siap untuk berangkat.  Maklumlah, rumahku yang di depok cukup jauh jaraknya dari kantor yang di Tanjung Priok.

Selesai mandi, istri sudah bersiap pula bekal untuk berbuka dan makan sahur di kantor. Tapi tiba-tiba istri bertanya-tanya kenapa roknya basah, padahal tidak berkutat di air. Akhirnya kami menduga-duga bahwa itu adalah air ketuban dari janin yang sedang dikandungnya. Hari itu memang waktunya untuk kontrol ke dokter kandungan mengingat usia kandungan sudah 39 minggu.

Akhirnya, saya menelepon Tito untuk menggantikan tugas sebagai staf perwira (thanks brada atas bantuannya, :D). Setelah shaolat ashar, aku dan istriku akhirnya pergi kerumahsakit untuk melakukan pengecekan. Setelah dicek ternyata sudah terjadi bukaan 1 pada kandungan istriku. Langsung kami disuruh untuk mengurus rawat inap guna proses persalinan.

Setelah proses administrasi selesai, aku pulang kerumah untuk mengambil baju dan perlengkapan lainnya karena memang sebelumnya tidak membawa apa-apa (hanya untuk kontrol saja). Mengingat sudah terjadi bukaan dan air ketuban yang merembes, atas perintah dokter yang menangani, sang bidan memberikan infus yang telah diberi zat untuk induksi agar terjadinya kontraksi semakin cepat.

Setelah menunggu dengan harap-harap cemas, akhirnya tepat pukul 23.10 WIB putriku lahir dengan normal. Beratnya 3,2 Kg dengan panjang 46 cm. Alhamdulillah… segala puji syukur langsung kupanjatkan pada sang maha pemberi hidup. Karena Dia-lah semua bisa hidup dan terjadi. Tak berapa lama kemudian aku berkesempatan untuk memeluk dan mencium anak keduaku itu sekaligus untuk di adzani dan di qomati.

Tsani Aulia Ramadhani

Akhirnya, sekitar pukul 01.00 dinihari, istriku kembali keruang perawatan setelah dari ruang bersalin. tak berapa lama kemudian, anakku diantar pula keruang perwatan untuk mendapatkan ASI pertamanya dan tidur bersama kami. Alhamdulillah, bahagia rasanya…

Anakku, hadirmu kedunia telah memberi warna dalam kehidupan kami. Menjadilajh cahaya yang akan selalu menyinari keluarga ini, menjadilah putri yang sholehah, tangguh, pintar dan cantik. Bukan hanya cantik rupa, namun cantik pula budi pekertimu….

Ya Rabb, terimakasih atas segala anugerahMu, berilah kami kekuatan untuk selalu istiqamah dijalanMu, bantulah kami dalam mendidik putri-putri kami menjadi manusia-manusia yang terbaik dihadapanMu. Aamiin….

Terimakasih pula untuk semua pihak yang telah turut membantu proses persalinan ini, semoga Allah membalasnya dengan kebaikan yang berlipat ganda, aamiin….

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *