Rutinitas Baru

Sudah dua bulan ini saya memiliki rutinitas yang baru. Apa itu? dan rutinitas tersebut adalah… deng… deng.. deng… BERANGKAT DAN PULANG KANTOR NAIK MOTOR. Ah… sepertinya biasa ya, tapi bagi saya itu merupakan hal yang luar biasa. Naik motor di Jakarta merupakan hal yang tidak pernah saya bayangkan.

Sedikit curhat saja, saya baru bisa naik motor ketika bertugas di Bitung Sulawesi Utara (tahun 2006-an). Ketika tahun 2007 di pindah ke jakarta, saya ke kantor selalu naik jemputan. Pun ketika awal 2010 di suruh bawa motor dinas kantor, masih sering naik jemputan, lagi pula jarak kontrakan dengan kantor gak jauh, kurang lebih 15 menitan lah kalau naik motor dalam kondisi lancar.

Tapi sejak Awal Mei 2010, saat pindah rumah, dimulailah rutinitas tersebut. FYI, jarak dari rumah saya ke kantor kurang lebih 38 km! dan itupun lewat jalur neraka! mengapa saya sebut demikian? karena itu adalah jalur padat menuju jakarta. Berangkat dari rumah jam 5.30 pagi dan biasanya nyampe kantor jam 7-an. Ketika pulang (jam 17.00) gak bisa pulang tepat waktu, karena kalau pulang pada jam tersebut, bisa dipastikan sampai dirumah pukul 19 lebih karena jalanan yang sangat macet.

Sebab itu saya biasanya pulang kerumah setelah isya. Kenapa memilih habis isya? karena selain menghindari kemacetan (walaupun masih macet dibeberapa titik), juga biar lebih tenang dalam perjalanan. dan biasanya sampai dirumah jam 9 malam!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *